Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Edukasi Siswa SD melalui Sosialisasi GEMARI untuk Mencegah Stunting
Takalar Terasindonews- Upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya gizi seimbang terus dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan program GEMARI (Gemar Makan Ikan) di UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa dengan melibatkan siswa kelas V sebagai peserta utama. Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan mengonsumsi ikan sejak usia dini sebagai salah satu langkah pencegahan stunting sekaligus membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi yang sederhana dan quiz serta permainan edukatif yang mengajak siswa mengenal manfaat ikan bagi pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak. Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman mengenai kebiasaan makan di rumah, hingga mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan oleh mahasiswa. Pendekatan yang komunikatif membuat materi kesehatan menjadi lebih mudah dipahami oleh peserta.
Penanggung jawab program, Nur Amalia Azzahra, menjelaskan bahwa kegiatan GEMARI tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, masa sekolah dasar merupakan periode penting untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya asupan gizi. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa makan ikan bukan sekadar kebiasaan, tetapi merupakan investasi bagi kesehatan dan masa depan mereka. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan di rumah dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan bersama keluarga,” ujarnya.
Koordinator Desa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Andi Andhika Tumenggung A., menilai bahwa program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukasi di sekolah. Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi yang bermanfaat bagi kehidupan. Ia berharap siswa mampu menjadi penyampai informasi kepada keluarga mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein yang mudah diperoleh di daerah pesisir seperti Desa Laguruda.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan literasi dengan kesehatan. Melalui penyampaian informasi yang menarik dan mudah dipahami, mahasiswa berupaya membangun kesadaran bahwa pencegahan stunting memerlukan perhatian sejak dini. Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat ikan sebagai sumber protein berkualitas, mahasiswa juga mengajak siswa untuk mengenali pola makan sehat yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.
Dosen Pendamping KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Desa Laguruda, Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasinya dari jarak jauh atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai gizi sejak usia sekolah merupakan langkah strategis yang mampu membentuk pola pikir dan kebiasaan sehat sejak dini. Ia menilai kegiatan seperti GEMARI memperlihatkan bahwa mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi yang kontekstual sesuai dengan kebutuhan desa. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat agar pesan mengenai pentingnya gizi dan pencegahan stunting dapat menjangkau lebih banyak keluarga.
Melalui program GEMARI, Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu membangun kesadaran anak-anak terhadap pentingnya mengonsumsi ikan secara rutin. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi pengetahuan yang dibawa pulang, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting di Desa Laguruda.





