BARRU TERASINDONEWS— Pupuk Barru melalui CV. Berkah Organik Barru sukses melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tailor Made Training (TMT) Program Pengolahan Sampah Organik selama 14 hari kerja, mulai 26 Agustus hingga 14 September 2026.

Pelatihan ini merupakan bagian dari PBK Batch IV Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kepala BPVP Pangkep¢ Ashari Arifuddin menegaskan bahwa pelatihan di Kabupaten Barru diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

“Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch IV di Kabupaten Barru diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi, kesempatan kerja, dan lahirnya wirausaha baru.”

Dalam program pengolahan sampah organik, peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung di CV. Berkah Organik Barru.

Instruktur sekaligus narasumber, Rasyid Ridha, Founder Pupuk Barru sekaligus Direktur CV. Berkah Organik Barru, membagikan pengalaman dalam pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai tambah.

Rasyid Ridha tercatat sebagai Nominator Kalpataru Kementerian Lingkungan Hidup 2026, Wirausaha Muda Berprestasi Nasional Kemenpora 2025, Pemuda Pelopor Nasional Kemenpora 2024, serta Pemuda Pelopor Desa Kemendes 2025.

“Bagi Pupuk Barru, pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari kontribusi dunia usaha dalam transfer pengetahuan dan peningkatan keterampilan masyarakat. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja, membuka peluang usaha, sekaligus mendorong pengelolaan sampah organik yang memberikan nilai ekonomi dan manfaat bagi lingkungan,” ujar Rasyid Ridha.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan fasilitas berupa seragam, makan siang, BPJS Ketenagakerjaan, e-sertifikat, uang saku Rp50.000 per hari, serta sertifikat Uji Kompetensi bagi peserta yang dinyatakan lulus.

Melalui kegiatan ini, Pupuk Barru berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di dunia kerja maupun dikembangkan menjadi peluang usaha baru, sekaligus mendukung pengelolaan sampah organik yang lebih produktif dan ramah lingkungan.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan