Barru Terasindonews – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) memperkuat langkah kolaboratif dalam mendorong percepatan pembangunan melalui penyusunan nota kesepahaman (MoU). Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Kerja Sama Daerah yang berlangsung di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Senin (3/8/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, mewakili Bupati Barru. Agenda utama pertemuan adalah menyempurnakan draf MoU yang akan menjadi landasan hukum kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Barru dan KKDB dalam pengembangan potensi daerah serta peningkatan investasi.
Dalam arahannya, Andi Syarifuddin menyampaikan bahwa Tim Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Barru telah menyiapkan draf awal MoU untuk dibahas bersama pengurus KKDB agar menghasilkan kesepakatan yang komprehensif dan dapat segera diimplementasikan.
“Forum ini menjadi wadah bertukar pikiran dan menyatukan gagasan antara pemerintah daerah dan KKDB. Harapannya, setelah MoU disepakati, seluruh program kerja sama dapat diwujudkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat Barru,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi strategi penting Pemerintah Kabupaten Barru dalam mempercepat pembangunan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah pada tahun 2026.
Menurutnya, sinergi dengan KKDB diharapkan mampu membuka peluang investasi baru, memperkuat sektor-sektor strategis, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama yang saling menguntungkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KKDB, Tahir Burhan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Barru membangun kemitraan strategis dengan KKDB. Ia menegaskan, organisasi tersebut siap berkontribusi tidak hanya melalui pemikiran, tetapi juga dengan menghadirkan jejaring pelaku usaha dan investor untuk mendukung pembangunan daerah.
Sebagai langkah awal, KKDB mengusulkan agar kerja sama difokuskan pada program-program yang mudah direalisasikan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi, serta pengembangan kawasan strategis.
Selain itu, KKDB juga menawarkan sejumlah peluang investasi potensial, di antaranya pengembangan kawasan pergudangan dan logistik di Garongkong, pembangunan rumah sakit swasta, pengembangan destinasi wisata berbasis investasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan.
Menurut Tahir Burhan, penandatanganan MoU menjadi hal yang penting sebagai dasar hukum pelaksanaan seluruh program kerja sama agar berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barru, Akmaluddin, menjelaskan bahwa pembahasan MoU merupakan tindak lanjut dari audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan KKDB yang kemudian dilanjutkan melalui koordinasi tim perumus dari kedua belah pihak.
Ia mengatakan, penyusunan draf MoU mengacu pada regulasi mengenai kerja sama daerah dengan pihak ketiga. Akmaluddin juga mengapresiasi komitmen KKDB yang menghadirkan langsung Ketua Umum beserta jajaran pengurus dalam pembahasan tersebut.
Dalam paparannya, Akmaluddin mengusulkan judul dokumen kerja sama, yakni “Kesepakatan Bersama Pemerintah Kabupaten Barru dengan Kerukunan Keluarga Daerah Barru tentang Kerja Sama Pengembangan Potensi dan Investasi Daerah di Kabupaten Barru.”
Ruang lingkup kerja sama dirancang cukup luas untuk mengakomodasi berbagai peluang kolaborasi, mulai dari promosi investasi, fasilitasi investor, pertukaran data dan informasi sesuai ketentuan, pengembangan UMKM dan kewirausahaan, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, industri, pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan forum bisnis dan promosi daerah, pengembangan inovasi, hingga optimalisasi jaringan KKDB untuk mendukung pembangunan Kabupaten Barru.
Dalam sesi diskusi, peserta rapat juga mengusulkan agar aspek transformasi digital, pengembangan teknologi, serta penguatan sistem pemerintahan berbasis digital dimasukkan ke dalam ruang lingkup kerja sama sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan pembangunan di era digital.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Barru Andi Muhammad Batara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jamaluddin, Kepala Dinas Pertanian Ir. Ahmad selaku Koordinator Hubungan Daerah KKDB, para pimpinan OPD, Sekretaris Jenderal KKDB Mas’ud Muhammadiyah, Ketua Tim M. Dakhri Sanusi, serta jajaran pengurus KKDB lainnya.
Melalui penyusunan MoU ini, Pemerintah Kabupaten Barru dan KKDB berharap dapat membangun kemitraan yang kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada hasil guna mempercepat investasi, mengoptimalkan potensi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barru.





