MAKASSAR TERASINDONEWS — Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan mengukuhkan 85 pengurus Kelompok Kerja Pengawas Madrasah atau Pokjawas periode 2026–2030. Pengukuhan berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jumat (15/5/2026).

Pengukuhan Merujuk pada Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Nomor 423 Tahun 2026. H. Ridwan ditetapkan sebagai Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Sulawesi Selatan.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan mutu pendidikan madrasah di wilayah Sulsel. Pembentukan kepengurusan baru diarahkan untuk mengoptimalkan kinerja dan peran pengawas dalam memastikan pelaksanaan standar pendidikan di setiap satuan madrasah.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I dalam arahannya menekan agar fungsi pengawas tidak berhenti pada pemantauan administratif.

“Pengawas madrasah diharapkan tampil sebagai pendamping yang hadir secara aktif mendampingi kepala madrasah dan tenaga pendidik,” ujarnya.

Fokus pendampingan diarahkan pada optimalisasi 8 Standar Nasional Pendidikan di setiap satuan pendidikan. Pengawas juga diminta menjadi garda terdepan dalam menjaga standar mutu pendidikan madrasah.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Wahyudin Hakim, M.Pd., menambahkan bahwa paradigma kepengawasan kini bergeser ke arah pendampingan kolaboratif.

“Pengawas harus bisa menjadi obor bagi kepala madrasah untuk menunjukkan jalan yang tepat. Kepala madrasah dan guru diposisikan sebagai mitra dalam proses pendampingan,” katanya.

Kawal Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Wahyudin juga menyoroti pengawalan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sesuai regulasi Keputusan Dirjen Pendis no. 6077 tahun 2025 tentang panduan KBC

Pengawas bertugas memastikan nilai-nilai Panca Cinta terinternalisasi dalam proses pembelajaran.

Lima nilai tersebut meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.

Proses pendampingan kini menggunakan indikator berbasis data rapor digital dan analisis real time.

Dalam struktur kepengurusan baru, enam pengawas dari Kemenag Kabupaten Barru mendapat amanah di tingkat provinsi.

Tajuddin, S.Pd., M.Pd.I menjabat Wakil Sekretaris Pokjawas Provinsi. Sardiman Syarif dipercaya sebagai Koordinator Wilayah 2 yang meliputi Barru, Parepare, Pinrang, dan Sidrap.

Empat anggota lainnya dari Barru adalah Alimuddin, S.Ag.,M.Pd. di Bidang Pengembangan Kompetensi, Muh. Rusli H, S.Pd., M.Pd. di Bidang Kesejahteraan Sosial, serta Muhammad Zakariah, S.Pd.I, M.Pd. dan Marlia, S.Ag. yang masing-masing membidangi Humas dan Teknologi Informasi, serta Perencanaan, Pelaporan, dan Evaluasi Program.

Kanwil Kemenag Sulsel berharap pengukuhan ini menjadi momentum transformasi bagi pengawas madrasah. Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan mewujudkan peningkatan mutu pendidikan madrasah yang berkelanjutan di seluruh Sulsel.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan