BARRU TERASINDOMEWS– Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Barru, sejumlah nama mulai mencuat dan disebut-sebut berpeluang memimpin organisasi tersebut untuk periode mendatang.
Panitia Konfercab dikabarkan telah melakukan berbagai persiapan guna menyukseskan agenda lima tahunan NU tersebut. Di kalangan pengurus dan kader, pembicaraan mengenai sosok calon Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah pun semakin menghangat.
Salah seorang pengurus NU tingkat kecamatan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pemegang hak suara dalam Konfercab adalah pengurus NU kecamatan se-Kabupaten Barru.
Oleh karena itu, komunikasi dan konsolidasi antarwilayah mulai berlangsung secara intensif menjelang pelaksanaan konferensi.
Menurutnya, sejumlah figur yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memimpin NU Barru antara lain Dr. Irham Jalil, Dr. H. Maqbul Arib, Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, Dr. Muh. Rasda Rais, Drs. Muh. Tahir Ali, M.Si, dan H. Syamsul Bahri, S.Ag., M.Ag.
Sementara itu, sejumlah kader Badan Otonom (Banom) NU Barru menilai peta dukungan mulai mengerucut. Mereka melihat ada dua figur yang saat ini menguat sebagai kandidat utama menjelang Konfercab yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Kalau melihat perkembangan komunikasi di internal NU, memang ada beberapa nama yang muncul, namun saat ini mulai terlihat dua figur yang cukup kuat. Meski begitu, semuanya tetap akan ditentukan melalui mekanisme organisasi dan musyawarah para peserta Konfercab,” ujar salah seorang kader Banom NU Barru.
Para warga nahdliyin berharap proses suksesi kepemimpinan berjalan demokratis, penuh kekeluargaan, dan tetap menjaga persatuan organisasi. Konfercab diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa NU Barru semakin maju serta memperkuat peran organisasi dalam pembinaan umat dan pembangunan daerah.






