BARRU — Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (Mapamda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tahun 2026 mulai menjadi perhatian sejumlah kalangan di lingkungan Perumda Air Minum.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Waesai Barru, Ahsan Jafar, menyatakan kesiapan dirinya untuk maju dalam kontestasi kepengurusan Perpamsi Sulselbar apabila mendapat restu dari Kuasa Pemilik Modal/Kuasa Pemegang Mandat (KPM).
Hal tersebut disampaikan menyusul beredarnya surat undangan resmi Mapamda Perpamsi Sulselbar yang dijadwalkan berlangsung pada 19–21 Mei 2026 di Hotel Almadera, Makassar.
“Pada prinsipnya saya siap apabila memang diberikan amanah dan mendapat restu dari KPM. Dalam waktu dekat saya juga akan sowan untuk meminta restu. Kalau diizinkan, tentu kita gaskan,” ujar Ahsan Jafar.
Menurutnya, Perpamsi memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas perusahaan daerah air minum, baik dari sisi pelayanan, manajemen, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Ia menilai momentum Mapamda menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah dalam menghadapi tantangan pelayanan air bersih yang semakin kompleks
“Yang paling utama adalah bagaimana Perumda Air Minum bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Organisasi ini harus menjadi wadah penguatan bersama,” tambahnya.
Mapamda Perpamsi Sulselbar 2026 sendiri akan diikuti direksi PDAM dan Perumda Air Minum se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Agenda tersebut juga akan membahas program organisasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru periode mendatang






