MAKASSAR Terasindonews – Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat beraudiensi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel, Rabu 25/6.

Fokus utamanya: menguatkan peran Satuan Pengawasan Internal (SPI) sebagai garda terdepan tata kelola PDAM yang profesional dan akuntabel.

Pertemuan itu dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Sulsel Mardiyanto Arif Rakhmadi bersama Koordinator Pengawas 2 Mohammad Syaifullah dan sejumlah staf.

Dari PD PERPAMSI Sulselbar hadir Ketua Arianto didampingi Sekretaris dan 4 Wakil Ketua.

Dalam audiensi, BPKP menegaskan SPI bukan sekadar “pengawas”. SPI harus jadi mitra strategis manajemen. Fungsinya memastikan setiap kebijakan dan operasional PDAM berjalan sesuai regulasi, sekaligus mendorong efisiensi dan efektivitas layanan air minum ke masyarakat.

“SPI punya peran strategis untuk memastikan kebijakan dan kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan. SPI juga diharapkan jadi mitra manajemen,” tegas Mardiyanto.

PD PERPAMSI Sulselbar menyambut baik arahan tersebut. Arianto menilai penguatan kapasitas SPI jadi kebutuhan mendesak. Apalagi PDAM saat ini menghadapi tantangan ganda: meningkatkan kualitas pelayanan dan menerapkan prinsip Good Corporate Governance secara konsisten.

Melalui audiensi ini, PERPAMSI dan BPKP sepakat membangun kerja sama lebih erat. Targetnya jelas: membentuk sistem pengawasan internal yang kuat, sehingga PDAM di Sulselbar bisa lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi penuh pada pelayanan publik.

Sinergi ini diharapkan jadi langkah awal lahirnya PDAM yang tidak hanya sehat secara keuangan, tapi juga dipercaya pelanggan.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan