‎Makassar Terasindonews— Rasyid Ridha dari Kabupaten Barru menjadi salah satu tokoh yang diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dalam ajang Penghargaan Kalpataru Tahun 2026.

‎Dalam klasifikasi Kalpataru Adya kategori Perintis Lingkungan, Sulawesi Selatan mengusulkan dua nama, yakni Jamaluddin dari Kabupaten Gowa dan Rasyid Ridha dari Kabupaten Barru. Dari dua nama tersebut, Rasyid Ridha hadir dengan membawa gagasan inovatif bertajuk “Pupuk Barru”.

‎Gagasan Pupuk Barru merupakan inisiatif pengelolaan sampah organik menjadi pupuk yang bernilai guna bagi masyarakat. Ide ini berangkat dari kepedulian terhadap persoalan sampah rumah tangga yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya di tingkat lokal.

‎Melalui pendekatan berbasis masyarakat, Rasyid Ridha mendorong perubahan pola pikir bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Pupuk yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung sektor pertanian, penghijauan, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

‎Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Barru, Syamsumardin, ST, menyampaikan harapannya agar usulan ini dapat melaju ke tahap berikutnya.

‎ “Kami berharap usulan ini dapat masuk dalam nominasi di tingkat nasional. Gagasan yang dihadirkan memiliki nilai inovasi dan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Rasyid Ridha menegaskan bahwa gagasan yang diusungnya tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga perubahan cara pandang masyarakat terhadap limbah.

‎ “Pupuk Barru bukan sekadar produk, melainkan sebuah gerakan, gerakan dalam melihat limbah bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai peluang. Bukan sekadar limbah, melainkan juga berkah,” ujar Rasyid Ridha.

‎Dengan membawa gagasan Pupuk Barru, Rasyid Ridha diharapkan dapat terus mengembangkan inovasi lingkungan berbasis lokal yang berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah yang produktif dan bernilai guna.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan