TERASINDONEWS-BARRU -Pengurus Daerah Darul Dakwah Wal Irsyad (PD DDI) Kabupaten Barru resmi melantik sejumlah kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) DDI di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Jumat (7/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran DDI dalam membangun pendidikan dan peradaban umat.

Pelantikan tersebut meliputi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Kasubag TU, Kepala Seksi Penmad dan kepala Seksi PAIS camat Tanete Rilau, kepala desa Pancana, jajaran pengurus DDI, pengawas madrasah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para guru dan orang tua siswa.
Adapun kepala madrasah yang dilantik dalam kesempatan tersebut yakni : Rahmiati, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala MI DDI Bottoe
Ismail, S.Pd.I. sebagai Kepala MI DDI Watu, Nurfaedah, S.Pd.I. sebagai Kepala MI DDI Maddo
Atty, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala MI DDI Pancana
Ketua Umum PD DDI Kabupaten Barru, Prof. (HC) Dr. H. Jamarruddin Bado, dalam Segalanya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“DDI Madrasah harus terus berbenah, meningkatkan mutu pendidikan, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Sinergi antara pengurus dan kepala madrasah menjadi kunci utama,” tegas Kepala Kementerian Agama Kab Enrekang
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Irman, menyampaikan penghargaan atas kontribusi nyata DDI dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Barru. Ia berharap madrasah-madrasah DDI semakin maju, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Pelantikan ini mengusung tema “Bersama Menguatkan Madrasah DDI, Bersama Membangun Peradaban Umat”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif dalam memajukan pendidikan Islam.
Dengan dilantiknya para kepala madrasah tersebut, PD DDI Kabupaten Barru optimistis dapat memperkuat peran madrasah sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat di tengah masyarakat.






