BARRU AK77NEWS.COM— Persiapan kontingen Kabupaten Barru menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan terus dimatangkan. Salah satunya melalui rapat bersama seluruh ketua cabang olahraga (cabor) untuk memastikan kebutuhan keberangkatan kontingen disusun secara terbuka dan realistis.
Rapat yang berlangsung di Kantor KONI Barru, Rabu (9/9/2026) malam, tidak hanya membahas angka anggaran, tetapi juga menjadi ruang bagi masing-masing cabor menyampaikan kebutuhan berdasarkan kondisi dan persiapan atlet.
Ketua KONI Barru, Herman Jaya, S.Pi., menegaskan bahwa penyusunan anggaran harus berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, setiap cabor diberikan kesempatan menyampaikan langsung kebutuhan mereka.
Menurut Herman, langkah tersebut penting agar tidak ada pihak yang merasa kebutuhan cabornya ditentukan sepihak oleh KONI.
“Saya tidak mau dianggap memonopoli penentuan anggaran cabor. Malam ini semua cabor saya minta memberikan penjelasan terkait kebutuhan masing-masing untuk menghadapi Porprov,” tegasnya.
Sebelumnya, KONI Barru telah mengajukan proposal anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Dalam proses pembahasan, KONI kemudian diminta melakukan justifikasi ulang dengan menyesuaikan kebutuhan aktual kontingen.
“Kami diminta membuat justifikasi yang dibutuhkan saat ini untuk meng-cover semua kebutuhan dalam rangka keberangkatan. Ini murni sesuai kebutuhan dan estimasi teman-teman cabor, tanpa ada yang kita tambah-tambah,” ujar Herman.
Bukan Sekadar Anggaran
Herman mengatakan, persoalan anggaran tidak boleh mengganggu semangat atlet dan pengurus cabor dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov XVIII.
Pemkab Barru, lanjutnya, telah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp500 juta. Tambahan tersebut diapresiasi sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembinaan dan prestasi olahraga di Kabupaten Barru.
Namun demikian, kebutuhan seluruh cabor tentunya cukup besar sehingga diperlukan penyesuaian dan skala prioritas.
“Tambahan Rp500 juta itu patut kita syukuri karena ada perhatian dari pemerintah. Tapi kami menganggap masih jauh dari rasa cukup untuk meng-cover semua cabor,” katanya.
Dalam kondisi tersebut, KONI Barru mengajak seluruh cabor untuk bersama-sama mencari solusi terbaik.
Keterbatasan anggaran diharapkan tidak menjadi alasan untuk menurunkan motivasi atlet yang akan membawa nama Barru di tingkat provinsi.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Sekretaris Umum KONI Barru dan diskusi bersama para ketua cabor.
Forum tersebut diharapkan menghasilkan rumusan kebutuhan yang lebih terukur sehingga persiapan keberangkatan kontingen Barru menuju Porprov XVIII dapat dilakukan secara efektif, transparan, dan tetap mengedepankan kepentingan atlet.
Semangat bertanding tetap menjadi prioritas, sementara urusan anggaran disusun berdasarkan kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.





