BARRU,  TERASINDOWS— Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Posyandu Desa Siddo, Kabupaten Barru, Rabu (9/9/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Kantor Desa Siddo dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Posyandu Al-Amanah, Dusun Congko, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja.

Kabupaten Barru menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang dipilih dan dikunjungi langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, AP., M.Si., dalam agenda tersebut.

Kunjungan ini untuk melihat secara langsung implementasi Transformasi Posyandu Era Baru berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat hingga tingkat desa.

Rombongan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri diterima Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Rumah Jabatan Bupati Barru sebelum melanjutkan kunjungan ke Desa Siddo.

Di Kantor Desa Siddo, kegiatan dihadiri Kepala Desa Siddo Khairul Rijal, ST., jajaran pemerintah desa, TP PKK, kader Posyandu serta unsur terkait lainnya.
Dalam kunjungan ke Posyandu Al-Amanah, rombongan melihat langsung pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan berdialog dengan para kader. Lokus tersebut menjadi bagian penting untuk melihat penerapan Posyandu Era Baru secara nyata di tingkat desa.

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P. Bolombo mengatakan, kunjungan tersebut tidak sekadar monitoring, tetapi juga untuk mengetahui kebutuhan desa secara langsung.

“Kami datang untuk melakukan collecting, melihat dan mencatat apa yang paling dibutuhkan oleh desa-desa di Barru. Setelah persoalannya teridentifikasi, kita akan bersama-sama mencari solusi yang paling memungkinkan,” ujarnya

Ia mengapresiasi capaian pembangunan desa di Kabupaten Barru. Dari total 40 desa, sebanyak 34 desa telah berstatus mandiri dan enam desa berstatus maju.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal bagi Barru untuk terus mengembangkan inovasi dan memperkuat desa sebagai ujung tombak pembangunan.

La Ode Ahmad juga menegaskan bahwa Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Melalui transformasi Posyandu, lembaga tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan masyarakat melalui enam bidang SPM.

Posyandu diharapkan menjadi salah satu pusat pelayanan sekaligus pendataan masyarakat di tingkat desa sehingga berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara lebih cepat.
Wakil Bupati Barru Abustan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan Posyandu di Kabupaten Barru. Menurutnya, kehadiran langsung Dirjen Bina Pemdes menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan desa untuk memastikan transformasi Posyandu berjalan optimal.

Kabupaten Barru saat ini memiliki 274 Posyandu yang tersebar di tujuh kecamatan. Sebanyak 199 Posyandu telah memiliki SK terkait implementasi enam bidang SPM, dan Pemkab Barru menargetkan seluruh 274 Posyandu memiliki SK hingga akhir 2026.
“Posyandu perlu terus dikuatkan. Jika berjalan dengan baik, berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” kata Abustan.

Sementara itu, Kepala Desa Siddo Khairul Rijal, ST., menyambut baik penetapan Desa Siddo sebagai lokus kegiatan. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat Posyandu dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Nitta Rosalin, S.E., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan asistensi, monitoring dan evaluasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah mempercepat transformasi Posyandu sesuai.

Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Usai kegiatan di Kantor Desa Siddo, rombongan kemudian melakukan kunjungan lapangan ke Posyandu Al-Amanah, Dusun Congko, untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan bersama pengurus dan kader.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mewujudkan Posyandu Era Baru yang aktif, responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga tingkat keluarga.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan