TERASINDO, MAKASSAR – Perebutan kursi Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi bakal berlangsung sengit. Sebanyak lima nama kuat mencuat dan siap bertarung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) III IGI Sulsel.
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (4-5/7/2026), di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Jl A.P. Pettarani, Makassar.
Ketua Panitia Pelaksana, Sumiati, mengungkapkan agenda utama Muswil III ini tidak hanya memilih nahkoda baru. Forum ini juga akan merumuskan program strategis organisasi ke depan.
“Kegiatan ini rencananya dihadiri langsung oleh perwakilan Pengurus Pusat IGI, Pengurus Wilayah, serta utusan dari 24 Pengurus Daerah se-Sulawesi Selatan,” kata Sumiati dalam keterangannya.
Namun, Sumiati memberi catatan penting terkait kepesertaan. Ada syarat ketat yang harus dipenuhi oleh para utusan daerah.
“Perlu dicatat bahwa syarat untuk menjadi peserta penuh hanya berlaku bagi daerah yang memiliki Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang masih aktif,” tegas Sumiati.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Pls) Ketua IGI Wilayah Sulsel, Abdul Wahid Nara, menambahkan bahwa Muswil kali ini mengusung semangat transformasi yang nyata demi kemajuan organisasi.
Sebelum tensi pemilihan memanas, rangkaian Muswil III IGI Sulsel dibuka dengan Seminar Nasional bertajuk “Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan: Mengubah Formalitas Menjadi Kualitas”. Seminar ini digelar Sabtu (4/7) pagi.
Pls Ketua IGI Sulsel, Abdul Wahid Nara, blak-blakan mengenai alasan di balik pemilihan tema tersebut. Menurutnya, dunia pendidikan hari ini menghadapi tantangan yang besar.
Wahid Nara menegaskan tantangan sesungguhnya bukan lagi sekadar memastikan anak-anak bisa bersekolah. Hal yang paling krusial saat ini adalah menjamin kualitas pendidikan yang mereka terima.
“Tanpa strategi mutu, sekolah hanya akan menjadi mesin pencetak ijazah,” kritik Wahid Nara.
“Bersama strategi mutu, kita sedang berinvestasi pada lahirnya generasi emas yang siap membawa bangsa ini bersaing di panggung dunia. Mari bergerak bersama demi mutu pendidikan yang lebih baik,” sambungnya.
Sebagai informasi, seminar nasional ini menghadirkan tiga pemateri kompeten di bidangnya, yaitu:
- Kepala BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Ir Imran, S.Kom, MT.
- Kepala BBGTK Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Arman Agung, M.Pd.
- Pls Ketua Wilayah IGI Sulawesi Selatan, Abdul Wahid Nara, S.Pd, M.Pd.
Jalannya diskusi panel tersebut dipandu oleh Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd, M.Pd, selaku moderator.
Sementara itu lima figur yang akan bertarung pada Muswil III IGI Sulsel kali ini bukan nama sembarangan. Mereka adalah para Ketua Daerah (Ketda) berprestasi di wilayahnya masing-masing.
Berikut daftar 5 calon kuat Ketua IGI Sulsel:
- Hamka Idris (Ketda Barru)
- Sumiati (Ketda IGI Makassar)
- Syaifuddin (Ketda IGI Pinrang)
- Amirullah (Ketda IGI Jeneponto)
- Ilham Hasanuddin (Ketda IGI Wajo)






