TERASINDONEWS— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barru melakukan audiensi dengan DPRD Barru guna mempertanyakan hilangnya anggaran media di lembaga legislatif tersebut.

Dalam pertemuan itu, PWI melalui Ketunya Ahmadi Kalub  menyoroti tidak adanya lagi alokasi anggaran kerja sama media pada tahun ini.

Rusdi salah satu Anggota PWI menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius, karena sepanjang sejarah kemitraan media dengan DPRD Barru, anggaran publikasi dan kerja sama media semestinya disediakan sedikit tapi benar-benar hilang arah lenyap

“Harapan kami, walaupun sedikit, tetap ada anggaran untuk media. Tapi sekarang justru lenyap sama sekali,” ungkapnya  dalam audiensi tersebut.

Anggota PWI lainnya menyatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kinerja DPRD kepada masyarakat. Tanpa dukungan anggaran publikasi, fungsi penyebarluasan informasi dinilai akan terhambat.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Barru, Ir. Mursalim Abdullah, mengaku memahami kondisi yang dihadapi media. Namun, ia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah dan DPRD sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak luas.

“Pada tahun-tahun sebelumnya memang ada anggaran media, tetapi sekarang kita berada dalam situasi efisiensi. DPRD juga mengalami penyesuaian anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, efisiensi menjadi salah satu faktor utama dalam penyesuaian penggunaan anggaran, sehingga beberapa pos harus dikurangi bahkan ditiadakan.
Sementara itu,

Sekretaris Daerah (Sekda) Barru, Abu Bakar, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap membuka ruang evaluasi ke depan.

“Insyaallah akan kita lihat dan pertimbangkan di Perubahan nanti,” kata Sekda Barru.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Barru, Syamsuddin, menjelaskan bahwa kerja sama media pemerintah daerah tetap mengacu pada regulasi dan mekanisme kontrak yang berlaku.

 

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan