TERASINDONEWS+Warga Dusun Labuange, Desa Mallusetasi, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, sempat digegerkan dengan hilangnya seorang nelayan bernama Mahyuddin (38) yang dilaporkan belum kembali setelah melaut.

Mahyuddin diketahui berangkat melaut pada pukul 12.00 WITA malam hari  namun hingga waktu yang cukup lama, yang bersangkutan tidak kunjung pulang ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan warga sekitar.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh Ladini, selaku Kepala Dusun Labuange, yang menerima informasi langsung dari keluarga korban. Ladini selanjutnya mencoba menyampaikan laporan tersebut kepada pihak terkait untuk segera dilakukan langkah-langkah penanganan dan pencarian, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas melaut yang memiliki risiko tinggi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah pihak langsung bersiaga dan melakukan koordinasi guna melakukan upaya pencarian. BPBD Kabupaten Barru, Polsek setempat, Kepala Desa Mallusetasi, Babinsa, serta unsur Polairud yang diwakili oleh Bripka Abd. la Raza turut hadir dan terlibat dalam persiapan pencarian.

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan respons cepat lintas sektor dalam menangani laporan orang yang belum kembali dari aktivitas melaut.

Sebelum pencarian secara intensif dilakukan di wilayah perairan sekitar Dusun Labuange, pihak-pihak terkait terlebih dahulu melakukan pengumpulan informasi awal, termasuk perkiraan jalur melaut korban, kondisi cuaca, serta kemungkinan lokasi korban singgah.

Upaya ini dilakukan agar pencarian dapat berlangsung lebih efektif dan terarah. Namun, di tengah proses koordinasi dan persiapan pencarian tersebut, kabar baik akhirnya diterima. Sejumlah nelayan menyampaikan informasi bahwa Mahyuddin telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut keterangan nelayan, Mahyuddin ditemukan berada di Panikkian, Desa Madello, Kecamatan Balusu, sekitar pukul 11.00 WITA. Informasi tersebut segera diteruskan kepada aparat dan pihak keluarga.

Dengan adanya informasi penemuan tersebut, upaya pencarian yang sebelumnya direncanakan akhirnya dihentikan. Pihak BPBD untuk selanjutnya menjemput korban. Selain itu aparat kepolisian, pemerintah desa, Babinsa, serta Polairud memastikan kebenaran informasi dan melakukan konfirmasi lanjutan untuk memastikan kondisi Mahyuddin.

Kabar tersebut disambut dengan rasa syukur oleh keluarga, warga Dusun Labuange, serta seluruh pihak yang sempat terlibat dalam penanganan laporan dan Mahyuddn sendiri sudah melakukan komunikasi langsung keluarga.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya koordinasi cepat antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat terkait dalam menangani situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas nelayan. Respons sigap dan kerja sama lintas sektor terbukti mampu mempercepat penanganan serta meminimalkan risiko yang lebih besar.

Warga pun diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang mencurigakan atau membahayakan, Himbau Kapolsek Mallusetasi Iptu Muhammad Tang

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan