Scam Ready ASEAN Hadir di Barru, Dinas Koperasi UKM Gandeng PTSP Beri Bimtek Karang Taruna tentang Keamanan Digital

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 45;

BARRU, TerasIndoNews.com — Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), sebagai tindak lanjut kerja sama Pemkab Barru dengan PT Jamkrida Sulsel, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Scam Ready ASEAN: Keamanan Digital UMKM, Akses Program dan Sinergi Perizinan. Kegiatan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Program tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan Kaizen Impact, serta mengundang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Barru dan Pegadaian Cabang Barru sebagai mitra pendukung.

 

Kegiatan tersebut berlangsung dj Cafe Pejalan, Kamis (29/10) dengan peserta dari Karang Taruna

Mengusung tema “Keamanan Digital UMKM, Akses Program dan Sinergi Perizinan untuk Masyarakat Kabupaten Barru”, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), agar mampu mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan daring atau scam.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barru, Hj. Haniah, S.P., mengatakan edukasi keamanan digital sangat penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dan aplikasi pemasaran digital oleh pelaku UMKM.
Menurutnya, perkembangan teknologi juga diikuti munculnya berbagai modus kejahatan digital yang berpotensi menyasar masyarakat dan pelaku usaha.

“Sekarang era digitalisasi sudah banyak orang memanfaatkan teknologi untuk kejahatan, termasuk menyasar pelaku UMKM. Sengaja kami hadirkan program ini agar pelaku UMKM bisa memahami risiko sejak dini,” ujar Hj. Haniah.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Barru, Syawir Rifatullah Aki, menjelaskan bahwa sinergi perizinan menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan saluran resmi dalam mengurus perizinan usaha sehingga terhindar dari tautan palsu maupun praktik percaloan digital.

“Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat Barru mengakses perizinan resmi melalui jalur yang benar. Aman, cepat, dan terhindar dari penipuan berkedok perizinan usaha,” katanya.

Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro & Transmigrasi Dinas Koperasi dan UKM Barru, Virqana, S.P., menambahkan peserta diharapkan dapat menjadi penyambung informasi dan edukasi kepada masyarakat setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Harapan kami, bagaimana yang telah diberi sosialisasi ini bisa menyampaikan kembali kepada masyarakat umum. Jadi ilmunya tidak berhenti di sini, tapi terus disebarluaskan, terutama kepada pelaku UMKM di desa-desa agar lebih waspada terhadap penipuan digital,” jelasnya.

Narasumber program Scam Ready ASEAN, Muh. Ikbal, menjelaskan bahwa program ini merupakan gerakan regional yang bertujuan membekali masyarakat di kawasan ASEAN dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali, menghindari, serta melaporkan berbagai modus penipuan digital.
“Scam Ready ASEAN dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap edukasi pencegahan penipuan digital, sekaligus membangun kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.

Salah satu pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah gamifikasi melalui permainan edukatif Be Scam Ready. Program tersebut menargetkan 3 juta orang, 2.000 Master Trainer, serta 550 ribu penerima manfaat dari kelompok remaja, orang tua, dan lanjut usia.

Scam Ready ASEAN diinisiasi oleh ASEAN Foundation dengan dukungan Google.org. Di tingkat lokal, program ini berkolaborasi dengan Kaizen Impact bersama Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Koperasi dan UKM sebagai tindak lanjut kerja sama dengan PT Jamkrida Sulsel.
Melalui pendekatan Learn, Play and Protect One Another, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital, meningkatkan perlindungan pelaku UMKM dari ancaman penipuan daring, serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi digital yang aman dan produktif di Kabupaten Barru.

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan