BARRU TERASINDONEWS— Persiapan kontingen sepak bola Kabupaten Barru menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan berlangsung di Wajo-Bone terus dimatangkan. Salah satu tahapan penting yang kini menjadi perhatian adalah proses screening pemain yang dilakukan oleh PSSI Sulawesi Selatan.
Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh pemain yang diproyeksikan memperkuat Barru memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku dalam penyelenggaraan Porprov XVIII.
Screening dilakukan untuk melakukan verifikasi terhadap identitas, administrasi, serta kelayakan pemain sebelum ditetapkan sebagai bagian dari skuad yang akan berlaga membawa nama Kabupaten Barru.
KONI Kabupaten Barru turut mengawal proses tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga tertib administrasi, objektivitas, serta transparansi dalam persiapan kontingen.
Pengawalan ini dinilai penting mengingat cabang olahraga sepak bola memiliki persaingan yang cukup ketat. Karena itu, setiap tahapan seleksi dan verifikasi diharapkan berjalan sesuai aturan sehingga pemain yang nantinya masuk dalam skuad benar-benar memenuhi persyaratan.
KONI Barru menempatkan proses screening sebagai salah satu bagian dari persiapan teknis menuju Porprov XVIII. Selain aspek administrasi, pembentukan tim juga diharapkan mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan atlet berdasarkan proses yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan adanya screening dari PSSI Sulsel, proses verifikasi pemain diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap status atlet yang akan memperkuat tim sepak bola Barru.
Persiapan menuju Porprov XVIII sendiri tidak hanya berkaitan dengan pembentukan tim. KONI Barru juga terus melakukan koordinasi dengan cabang olahraga, pelatih, manajer, dan pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan secara bertahap.
Porprov XVIII Wajo-Bone menjadi momentum penting bagi atlet Barru untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, persiapan dilakukan dengan mengedepankan disiplin, kesiapan fisik dan mental, serta pemenuhan seluruh persyaratan pertandingan.
Khusus cabang sepak bola, proses screening menjadi salah satu tahapan yang tidak dapat dipisahkan dari pembentukan skuad. Pemain yang dinyatakan memenuhi ketentuan selanjutnya dapat mengikuti tahapan persiapan tim sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
KONI Barru melalui Wakil Sekretaris Andi Wahyudi Wahab berharap seluruh pihak dapat menghormati mekanisme yang berlaku dan memberikan ruang bagi proses seleksi serta verifikasi berjalan secara profesional.
Dengan pengawalan bersama antara KONI Barru dan PSSI Sulsel, diharapkan persiapan tim sepak bola Barru menuju Porprov XVIII Wajo-Bone dapat berlangsung tertib, transparan, dan sesuai regulasi.
Seluruh proses tersebut pada akhirnya diarahkan untuk membentuk tim yang siap bertanding dan membawa nama Kabupaten Barru dengan semangat sportivitas pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
PSSI Sulsel mewajibkan setiap kontingen menyiapkan dokumen yang akan diverifikasi lintas instansi, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kepolisian, hingga Dinas Kesehatan.
Adapun dokumen wajib yang harus dibawa pemain saat screening adalah:
– Kartu Keluarga (KK) Asli dan fotokopi
– Akte Kelahiran Asli dan fotokopi
– Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli
– Ijazah / STTB Asli dari jenjang SD, SLTP, hingga SLTA
Ketua Bidang Hukum KONI Barru, M. Fadli, SH., MH menegaskan .





