PARE, Terasindonews – Deretan tenda rapi, lampu yang mulai temaram menjelang malam, aroma kuliner yang menggoda, dan riuh rendah pengunjung. Itulah suasana Bazar UMKM yang digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan ini tidak sekadar ajang jual beli. Bazar UMKM telah menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian daerah dari tingkat akar rumput.

Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk unggulan. Mulai dari kuliner tradisional, minuman kekinian, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Ramainya pengunjung yang memadati area bazar membuktikan UMKM masih menjadi denyut ekonomi yang paling dekat dengan kehidupan warga.

Berbagai kajian ekonomi menyebut UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja besar dan menciptakan perputaran uang hingga ke lapisan masyarakat terbawah. Di Parepare, peran UMKM bahkan semakin vital karena langsung menggerakkan transaksi di pasar lokal.

Setiap transaksi di bazar menciptakan efek berantai. Bahan baku dibeli dari pemasok lokal, tenaga kerja diserap dari warga sekitar, dan keuntungan kembali dibelanjakan di daerah. Efek pengganda atau _multiplier effect_ inilah yang membuat bazar memberi dampak ekonomi jauh lebih besar dari sekadar omzet pedagang.

Bagi pelaku usaha, Lapangan Andi Makkasau juga jadi panggung promosi. UMKM yang sebelumnya hanya dikenal pelanggan terbatas kini bisa memperluas pasar dan membangun basis pelanggan baru. Di era digital, bazar bahkan menjadi batu loncatan untuk masuk ke pemasaran daring.

Selain ekonomi, bazar juga menghidupkan fungsi ruang publik. Lapangan Andi Makkasau yang selama ini dikenal sebagai ikon olahraga dan rekreasi, kini menjelma pusat aktivitas ekonomi kreatif yang memberi manfaat langsung ke masyarakat.

Bazar UMKM membuktikan pembangunan ekonomi tidak harus selalu dimulai dari investasi besar. Pertumbuhan bisa lahir dari usaha kecil yang diberi ruang dan dukungan. Ketika satu pelaku UMKM naik omzet, membuka lapangan kerja, dan melebarkan usaha, maka roda ekonomi daerah sesungguhnya sedang bergerak maju.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal. Dukungan pemerintah daerah, komunitas, perbankan, dan masyarakat menjadi kunci agar UMKM Parepare bisa naik kelas dan menjadi penggerak utama ekonomi kota.

Di balik tenda-tenda sederhana Lapangan Andi Makkasau, tersimpan semangat kewirausahaan dan harapan warga untuk tumbuh bersama. Dari transaksi-transaksi kecil setiap malam, fondasi ekonomi daerah yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan sedang dibangun.(DM)

 

Terasindo shared

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan