Makassar Terasindonews — Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan berlangsung di Kantor Pelindo lantai 7 kawasan Pelabuhan Makassar dan diterima langsung oleh Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi.
Dalam pertemuan tersebut, Adi Novi Wahyudi menegaskan bahwa Pelindo Regional 4 terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perusda, guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barru.
Penggagas kunjungan, Herman Jaya dari Fraksi Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Barru, menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah melakukan studi tiru terkait peran strategis sistem timbangan pelabuhan dalam pengendalian distribusi barang.
Menurutnya, kondisi di Pelabuhan Garongkong menunjukkan perlunya sistem pengawasan muatan yang lebih ketat. Aktivitas keluar masuk truk pengangkut batubara dinilai belum terkontrol dari sisi tonase, sehingga berpotensi merusak infrastruktur jalan serta belum memberikan kontribusi optimal bagi daerah.
“Hari ini kita melihat langsung bagaimana sistem timbangan di pelabuhan menjadi instrumen penting dalam pengendalian logistik. Di Garongkong, banyak truk bermuatan batubara yang tonasenya tidak terkontrol, sementara kontribusinya ke daerah masih sangat minim,” ujar Herman Jaya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak pelaksanaan Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) tahun 2021, Pelindo Regional 4 telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp11 miliar untuk perbaikan struktur jalan pelabuhan akibat tingginya tekanan kendaraan bermuatan berat.
Kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Barru untuk segera menghadirkan sistem timbangan pelabuhan sebagai instrumen pengawasan sekaligus dasar penataan tata kelola logistik yang lebih tertib dan berkeadilan.
Pimpinan DPRD Barru menegaskan, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran pelabuhan sebagai penggerak ekonomi lokal. DPRD berharap kolaborasi antara Pelindo dan Perusda Samudra Nusantara dapat membuka peluang usaha baru di sektor jasa kepelabuhanan, logistik, serta layanan pendukung lainnya.
Selain membahas peluang kerja sama, rombongan DPRD juga melakukan pendalaman teknis terkait sistem timbangan pelabuhan sebagai referensi sebelum diterapkan di Barru. Langkah ini diharapkan mampu memastikan distribusi barang berjalan lebih tertib serta melindungi infrastruktur jalan daerah dari kendaraan bermuatan berlebih.
Melalui kunjungan ini, DPRD Barru berharap kolaborasi antara Pelindo dan Perusda segera diwujudkan, tidak hanya untuk meningkatkan PAD, tetapi juga memastikan aktivitas pelabuhan berjalan tertib, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Barru.






